Home » MedikUpdate » Industri Rokok Listrik Ancam Rokok Asli Indonesia

Industri rokok listrik ancam rokok asli Indonesia bukan tidak mungkin akan terjadi. Masuknya peredaran rokok listrik dengan beragam strategi pemasaran tentu boleh jadi akan menggantikan posisi rokok asli Indonesia.

Dampaknya tentu banyak, meski merokok memang tak bisa dihindari sebagai konsumsi publik yang cukup besar tetapi hal itu juga diiringi dengan dampak buruk untuk kesehatan.

Industri Rokok Listrik Ancam Rokok Asli Indonesia

Ilustrasi Pekerja Pabrik Tembakau

Beberapa penyakit yang disinyalir timbul akibat merokok antara lain; paru-paru, jantung, kanker, impotensi serta gangguan janin pada ibu hamil. Sukurlah beberapa penyakit itu kini selalu tertera pada bungkus rokok ditambah lagi dengan gambar mengerikan yang juga terpampang, tentu menjadi upaya untuk memberikan peringatan pada perokok untuk dengan segera menghentikan kebiasaan atau paling tidak mengurangi merokok.

vitamin vitabrain

[Baca Juga : Keracunan Rokok Elektronik]

Nah, kaitanya dengan industri rokok listrik yang mengancam rokok asli indonesia adalah peredaran dan penetrasinya yang membabibuta, bahkan beberapa orang memilih untuk menjual rokok listrik via online. Jika dibandingkan dengan rokok kretek bungkusan maka kalah pamor dibandingkan rokok elektrik yang bisa masuk mall.

Tak hanya itu, kebijakan impor rokok elektrik yang tergolong mudah seperti membeli gadget di luar negeri, cukup beli saja di toko luar negeri kemudian kirim. Mudah kan? Dan harga produk tersebut di luar negeri dibanding rokok  asli tembakau apalagi buatan Indonesia, sudah pasti berbeda dan cenderung mahal.

Wajar jika dibanerol mahal pasalnya cukai yang dikenakan di negara tersrbut mamasang harga mahal karena aktifitas merokok dianggap membahayakan dirisendiri dan orang lain.

Momen ini tentu tak ingin dilewatkan para pedagang dan akhirnya memilih edar dan memasarkan di Indonesia secara massif. Sayangnya, disinyalir peredaran rokok listrik ini disinyalir memikiki muatan politis yakni terdapat kepentingan kelomook industri farmasi tertentu yang pada akhirnya menggusur rokok dan pedagang ecerannya.

Rokok listrik tak dijual eceran pastinya, lengkap dengan dus, tabularasa serta sistem elektrik yang dimilikinya, semua dikemas menjadi sebuah kemasan yang menarik serta murah.

BPOM sebagai lembaga penngawasan turut partisipasi dalam hal ini, hanya saja dilihat dari keuntunganbkerugiannya maka pihak pengawas ini telah mengantongi data bahwa menurut WHO (world health orgnization) rokok listrik tidak aman dan memang lebih banyak merugikan.

, , ,

About

Pernah bekerja di beberapa surat kabar nasional, copywriter serta editor konten blog ecommerce dan belajar SEO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge